Langsung ke konten utama

World Autism Awareness Day

Hi Yellow,

Yup, tepat tanggal 2 April.
Hari ini adalah World Autism Awareness Day :)
Ada satu cerita, entah ini menarik untukmu atau tidak . . .
Ketika itu, saya duduk menikmati makan malam bersama rombongan teman-teman Bapak yang lagi liburan ke Bali. Saya juga duduk semeja dengan rombongan yang tak kukenal.
Kalau kamu pernah ikut tour bareng rombongan, pasti paham yang saya maksud dengan makan malam bareng rombongan yang tak dikenal.
Makan adalah waktu berkumpul dengan berbagai rombongan yang datang entah dari mana saja di satu tempat penyedia catering makanan. Bingung? Ya sudah seperti itu pokoknya :)
Kembali ke saya.
Saya duduk di depan anak laki-laki, ayahnya, kakak perempuannya dan ibunya. Saya cuma menebak status keluarga mereka.
Saya ini tipe orang yang akan memberikan senyum, ketika ada orang di sekitar saya, apalagi jika orang itu menatap ke arah saya.
Tak terkecuali keluarga *yang saya tebak sendiri status keluarganya* yang ada di hadapan saya.
Kami makan.
Tapi anak laki-laki di depan saya tetap menatap saya.
Saya menyadari sedang ditatap olehnya.
Saya mendongak sambil mengunyah dan mencoba tersenyum padanya.
Ibunya memberikan makanan padanya, ditolaknya dalam diam.
Dirayu ayah dan kakaknya, dia tetap diam.
Saya mulai berpikir dan menebak dari caranya menatap dan tingkahnya. Saya melanjutkan makan.
Dia menatap teh manis panas di hadapan saya.
Baiklah, akan saya coba menawarkan padanya. Batin saya saat itu.
Belum terucapkan. Dia sudah mengambil gelas teh manis di hadapan saya yang masih panas.
Dan...
Dilemparkannya, melalui samping badan saya...
Saya berdiri dan mengangkat piring saya tanpa mengucap sepatah kata. Dan menikmati makanan saya di ruang lain.
Saya tahu, Saya menyadari...
Saya berdiri menatap langit dan mengobrol santai dengan teman bapak, masih di area makan malam.
Seseorang menghampiri saya.
Saya mengenalinya. Ayah anak laki-laki itu. Saya tersenyum...
"Mba, maaf tadi itu anak saya tidak sengaja. Dia autis mba. Maaf ya mba."
"Beneran pak, gak papa. Sungguh."
Saya berdiri dari hadapan keluarga itu tadi tanpa sepatah katapun, bukan karena marah, tersinggung atau apapun.
Terlebih, karena saya... Jujur, belum tahu apa yang harus saya lakukan untuk menenangkan anak laki-laki itu. Saya telah terbiasa di kelilingi anak-anak kecil yang bisa menambah kerepotan dan InsyaAllah bisa mengatasi.
Tapi saya belum pernah berhadapan dengan anak yang istimewa seperti itu, jadi yang bisa saya lakukan saat itu hanya berdiri tanpa sepatah kata, memberi kesempatan keluarga itu untuk menyelesaikannya. Bukan karena marah.
Saya mengerti :)

So...
Teman, yuk sayangi mereka dan cobalah untuk memahami :)
Let's stop using word 'autis' as a joke :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Novel Review) Travelova: Days In Yogya Oleh Ervina Dyah Praktikaningrum, Perjalanan Yogyakarta yang Membuat Terlena!

Jalan-jalan ke Yogyakarta lewat literasi? Travelova-in aja ^^ Judul Buku           : Travelova; Days In Yogya Penerbit                : Bhuana Sastra Penulis                 : Ervina Dyah Praktikaningrum EISBN                   :978-623-216-234-1 Halaman               : 180 Harga                    : Rp. 49500 (Gramedia Digital) Tahun                    : 2018 Kelumit Cerita Travelova, merupakan novel ber-genre young adult. Menceritakan kisah cinta, sekelumit...

(Novel Review) Dosbim oleh Liliana Hikari, Bacaan Wajib Mahasiswa Tingkat Akhir Biar Makin Semangat!

Butuh Asupan Semangat Mahasiswa Tingkat Akhir atau Sekedar Nostalgia Masa Perjuangan Sarjana? Wajib Baca Dosbim! Judul Buku  : Dosbim Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama - M&C Penulis        : Liliana Hikari ISBN           : ISBN 9786024809218 (Cek sinopsis dan review lain di goodreads) Halaman      : 439 Harga           : Rp. 93.500 (Digital Gramedia) Tahun           : 2020 Kenapa sih Dosbim saya rekomendasikan sebagai bacaan hiburan wajib mahasiswa tingkat akhir? Bisa dibaca deh alasannya direview novel ini. Baca novel "Dosbim" ini sebenarnya tidak sengaja. Muncul di rekomendasi baca pas lagi milih milih novel di Gramedia digital. Karena sepertinya tema kehidupan kampus, saya memutuskan memencet tombol buy deh. Pertama, don't judge a ...

(Novel Review) Two-Faced by Pradnya Paramitha, Jatuh Cinta Tergemas!

 Malu bertanya, sesat dalam percintaan! Jaminan bikin gemas dan geregetan.   Judul Buku           :Two-faced Penerbit                : Naratama Penulis                 : Pradnya Paramitha ISBN                     : 978-623-92564-3-2 Halaman               : 403 Harga                     : Rp. 99000 (Cetak) Kelumit Cerita                 Pernah punya teman yang memiliki pikiran yang lebih banyak prasangka, curiga, atau trust issue kepada pasangan? Atau itu ma...